“MALANG KUCECWARA” merupakan moto dari kota Malang, yang mempunyai beberapa arti, namun intinya adalah “TUHAN AKAN MENGHANCURKAN YANG BHATIL”, mungkin aksi yang dilakukan oleh Aremania, pendukung klub Singo Edan, Arema Malang ini, pada hari Selasa, 25-Maret-2008 di Bunderan Hotel Indonesia lusa, adalah “TANGAN TUHAN” untuk melibas KEBOBROKAN PSSI yang berjalan selama ini, tipu daya, licik, korup dan semena-mena sudah terlalu mengakar di tubuh PSSI dan sudah waktunya di cuci bersih dan TUHAN menggunakan tangan-NYA melalui Aremania dan kelompok supporter yang lain untuk mencuci ke-BHATILAN PSSI.
Bila dilihat baru kali kedua ini Aremania turun melakukan aksi, namun dua kali ini memang pada saat yang tepat, pertama pada saat PSSI menunjukkan KEBODOHANNYA dengan tidak mendaftarkan wakil Indonesia di ajang Liga Champion Asia, yang dampaknya sampai saat ini Indonesia tidak mempunyai wakil di LCA, betapa malunya Indonesia, sebagai pemilik liga terbesar di dunia, tidak mempunyai wakil di ajang Internasional, KEBODOHAN & KETOLOLAN pertama yang di lakukan, entah mungkin kurang puas dengan melihat aksi Aremania yang pertama itu, PSSI masih bertahan dan berjalan dengan GAYA TOLOL ala Nurdin Cs, dengan tidak mengindahkan teguran dari AFC dan FIFA yang merupakan induk dari PSSI, bahkan merasa BENAR! dengan apa yang mereka jalankan, ibarat pepatah “Anjing menggogong Kafilah berlalu”.
Kalau kita lihat,setelah terjadi aksi ala Singo Edan di Kediri, banyak reaksi bermunculan hingga akhirnya pemerintah Indonesia gerah melihat KETOLOLAN yang di lakukan PSSI, bahkan dalam suatu acara di sebuah media elektronik pun, bapak Menteri pun seperti tidak berdaya menghadapi “Keluguan” ala Nugroho Besoes yang dengan wajah tanpa dosa menghadapi tekanan berbagai pihak dengan enteng.
Aksi kedua lusa yang di lakukan oleh Aremania yang di dukung oleh komunitas supporter lain merupakan aksi penyelematan yang di lakukan untuk persepak bolaan Indonesia agar tidak semakin TERPURUK dan TERJEREMBAB dalam kejurang yang NISTA karena ulah segelintir orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan abnormal.
Kita semua tentu tidak rela melihat wajah sepak bola kita yang caru marut ini semakin terperosok dengan hukuman yang dijatuhkan oleh AFC & FIFA, betapa tidak ada rasa kebanggan kita terhadap Negara ini hanya karena ulah orang-orang bobrok! ini, kita akan di permalukan, di hilangkan harga diri bangsa dan hilangnya kebanggan 11 orang pemain yang menggunakan GARUDA MERAH PUTIH di dada mereka dan yang paling mengenaskan akan hilangnya kumandang Indonesia Raya di seluruh jagad persepak bolaan dunia, betapa para pendiri dan sesepuh sepak bola Indonesia, bp. Suratin, bp. Ramang, bp. Sucipto dll, akan menangis melihat hasil perjuangan mereka dihancurkan oleh segelintir orang-orang yang RAKUS akan kekuasaan dan materi.
Semoga aksi teman-teman Aremania dan yang lain merupan perpanjangan TANGAN TUHAN untuk menghancurkan kebathilan ini, dan semoga aksi ini akan membawa perubahan ke masa depan sepak bola Indonesia yang lebih membanggakan dan maju.
SELAMAT BERJUANG KAWAN…!!!
